CINTA


Bagi remaja cinta itu bisa kepada lawan jenis. Bagi orang tua cintanya bisa kepada anaknya,begitupula sebaliknya. Bagi orang yang  taat beragama cintanya tentu kepada Tuhannya. Untuk orang yang memelihara hewan pun memiliki cinta terhadapnya. Bahkan terkadang ada orang yang mencintai sesuatu barang yang dianggap berharga. Jadi, apa itu cinta? Banyak orang berkata cinta itu merupakan sesuatu seperti perasaan yang tumbuh terhadap sesuatu. Ada juga yang berkata cinta itu bukanlah perasaan, melainkan sebuah keputusan yang kita buat. Tapi bagi saya cinta itu tentang menerima. Yang artinya didalam cinta itu terdapat segala perasaan dan segala tindakan yang mampu membuat kita mampu menerima baik buruknya sesuatu yang kita cintai. Perasaan seperti suka, kasih sayang, kagum, bahagia, sedih, marah, cemburu, dan yang lainnya. Tindakan bisa berupa kebaikan bahkan bisa kearah keburukan. Tergantung bagaimana kita mengelola cinta tersebut.

Kita terkadang tidak sadar, dengan mengatakan cinta kepada lawan jenis dengan mudahnya, kita tidak tau itu cinta atau nafsu sesaat. Cinta itu sangat butuh proses, cinta pada pandangan pertama bukanlah cinta, tapi nafsu sesaat. Pada saat kita bisa menerima segala kekurangan dan kebaikan dan di dalamnya terdapat perasaan penuh suka dan kasih sayang, mungkin cinta itu telah tumbuh. Tiap orang pengalaman cintanya pasti berbeda-beda. Ada mencintai dan dicintai. Ada yang selalu bertepuk sebelah tangan, bahkan ada yang cintanya dipisahkan oleh maut. Tapi yang jelas, pada saat merasakan perasaan cinta yang bahagia, tentunya segalanya hanya tentang dia. Kita bahkan rela melakukan hal yang konyol demi membuat dia tertawa, padahal bisa jadi kita orang yang terkenal keren. Kita selalu ingin menatapnya seperti kecanduan. Selalu dapat bahan topik agar bisa mengobrol lebih lama. Tidak peduli apa kata orang tentang kamu dan dia. Atau mungkin itu bisa dikatakan sedang jatuh cinta. Tapi bagaimana bila cinta kita bertepuk sebelah tangan? Mungkin sebagian orang akan berusaha keras mendapatkan cintanya. Tapi terkadang dengan melihatnya lebih bahagia dibanding dengan kita, disaat itu juga kita sadar bahwa dengan merelakannya pun dapat membuat kita bahagia. Bahkan disaat dia tersenyum kita pun ikut tersenyum meskipun bukan karena tindakan kita. Mungkin ini yang dinamakan ikhlas.

Cinta ini merupakan anugerah yang sudah sepantasnya kita syukuri. Cinta itu indah, bahkan cinta itu bisa jadi buruk. Cinta itu memerlukan logika, juga melibatkan perasaan. Cinta itu dapat membutakan, tapi dapat juga membuka mata. Cinta sangatlah kompleks, terkadang sederhana. Dengan adanya cinta itu lah membuat kita semakin kuat menjalani kehidupan sehari-hari. Sebelum mencintai sesuatu, cintailah dirimu dahulu, dengan itu kamu bisa mencintai sesuatu yang berharga bagimu.

Comments