Konsep Kebudayaan dan Kearifan Lokal


    Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan memiliki berbagai kearifan lokal. Di setiap daerahnya memiliki ragam-ragam budaya yang harus tetap dilestarikan. Dalam hal ini manusia dan kebudayaan tak terpisahkan, secara bersama-sama menyusun kehidupan. Manusia menghimpun diri menjadi satuan sosial-budaya, menjadi masyarakat. Masyarakat manusia melahirkan, menciptakan, menumbuhkan, dan mengembangkan kebudayaan.  Sebelum mengenal budaya lebih lanjut, apa itu budaya atau kebudayaan?

     Kebudayaan berasal dari (bahasa Sanskerta) yaitu “buddayah” yang merupakan bentuk jamak dari kata “budhi” yang berarti budi atau akal. Kebudayaan diartikan sebagai “hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal”. Kebudayaan secara umum  adalah Kesadaran manusia terhadap pengalamannya dan mendorongnya untuk menyusun rumusan, batasan, definisi, dan teori tentang kegiatan-kegiatan hidupnya.  Kebudayaan ini dipelajari oleh berbagai disiplin ilmu, khususnya dari rumpun sosial humaniora, misalnya antropologi, sosiologi, sejarah, dan arkeologi. Ilmu budaya merupakan disiplin ilmu yang benar-benar membahas tentang kebudayaan secara luas dan dalam.

     Ada beberapa ahli dalam bidangnya mendefinisikan apa itu budaya atau kebudayaan. Berikut adalah definisi budaya dari para ahli:

1) E. B. Taylor: Kebudayaan adalah kompleks yang mencangkup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan, serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

2) Selo Soermardjan dan Soelaeman Soemardi: semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

3) J. Macionis: Kebudayaan adalah cara berpikir, cara bertindak, dan objek material yang bersama-sama membentuk cara hidup manusia. Kebudaan meliputi apa yang kita pikirkan, bagaimana kita bertindak, dan apa yang kita miliki.

4) Koentjaraningrat: kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, dan tindakan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dimiliki manusia dengan belajar.

5) Melville Herskovits dan Bryan Malinowski: Cultural determinism- segala sesuatu yang ada di masyarakat ditentukan oleh kebudayaan masyarakat itu sendiri.

     Para ahli kebudayaan memandang kebudayaan sebagai suatu strategi (van Peursen, 1976: 10). Strategi kebudayaan yang menyederhanakan praktek operasional kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari dan kebijakan sosial dilakukan dengan menyusun secara konseptualunsur-unsur yang sekaligus merupakan isi kebudayaan. Unsur-unsur kebudayaan bersifat universal, yakni terdapat dalam semua masyarakat di mana pun di dunia, baik  dari masyarakat primitif hingga masyarakat pascaindustri yang rumit dan canggih. Unsur-unsur tersebut juga menunjukkan jenis-jenis atau kategori-kategori kegiatan manusia dan juga merawat, melestarikan dan membuatnya indah. Unsur-unsur kebudayaan tersebut menurut (Koentjaraningrat, 1974) dapat dirinci dan dipelajari dengan kategori-kategori sub-unsur dan sub-sub-unsur yang meliputi

1) Sistem dan organisasi kemasyarakatan

2) Sistem religi dan upacara keagamaan

3) Sistem mata pencaharian

4) Sistem (ilmu) pengetahuan

5) Sistem teknologi dan peralatan

6) Bahasa

7) Kesenian 

     Ruang lingkup kebudayaan memang begitu luas. Salah satu aspek yang sangat berkaitan dengan kebudayaan adalah kearifan lokal. Kearifan lokal berhubungan secara spesifik dengan budaya tertentu dan mencerminkan gaya hidup suatu masyrakat tertentu. Menurut Wibowo (2015:17), kearifan lokal adalah identitas atau kepribadian budaya sebuah bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap, bahkan mengolah kebudayaan yang berasal dari luar/bangsa lai menjadi watak dan kemampuan sendiri. Kearifan lokal berasal dari dalam masyarakat sendiri, disebarluaskan secara non-formal, dimiliki secara kolektif, dikembangkan selama beberapa generasi, dan ditanamkan dalam gaya hidup masyarakat yang bersangkutan dalam mempertahankan hidupnya.

    Menurut Haryanto (2014:212), bentuk-bentuk kearifan lokal adalah Kerukunan beragaman dalam wujud praktik sosial yang dilandasi suatu kearifan dari budaya. Bentuk-bentuk kearifan lokal dalam masyarakat dapat berupa budaya (nilai, norma, etika, kepercayaan, adat istiadat, hukum adat, dan aturan-aturan khusus). Nilai-nilai luhur terkait kearifan lokal meliputi Cinta kepada Tuhan, alam semester beserta isinya. Dalam masyarakat, kearifan-kearifan lokal dapat ditemui dalam cerita rakyat, nyayian, pepatah, sasanti, petuah, semboyan, dan kitab-kitab kuno yang melekat dalam perilaku sehari-hari. Kearifan lokal ini akan mewujud menjadi budaya tradisi, kearifan lokal akan tercermin dalam nilai-nilai yang berlaku dalam kelompok masyarakat tertentu.



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kearifan Lokal: Definisi, Ciri-Ciri, dan Contohnya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/25/150459069/kearifan-lokal-definisi-ciri-ciri-dan-contohnya.
Penulis : Cahya Dicky Pratama
Editor : Serafica Gischa

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kearifan Lokal: Definisi, Ciri-Ciri, dan Contohnya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/25/150459069/kearifan-lokal-definisi-ciri-ciri-dan-contohnya.
Penulis : Cahya Dicky Pratama
Editor : Serafica Gischa

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kearifan Lokal: Definisi, Ciri-Ciri, dan Contohnya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/25/150459069/kearifan-lokal-definisi-ciri-ciri-dan-contohnya.
Penulis : Cahya Dicky Pratama
Editor : Serafica Gischa

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kearifan Lokal: Definisi, Ciri-Ciri, dan Contohnya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/25/150459069/kearifan-lokal-definisi-ciri-ciri-dan-contohnya.
Penulis : Cahya Dicky Pratama
Editor : Serafica Gischa

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Ruang lingkup kebudayaan memang begitu luas. Namun, salah satu aspek yang berkaitan erat dengan kebudayaan adalah kearifan lokal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kearifan Lokal: Definisi, Ciri-Ciri, dan Contohnya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/25/150459069/kearifan-lokal-definisi-ciri-ciri-dan-contohnya.
Penulis : Cahya Dicky Pratama
Editor : Serafica Gischa

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Ruang lingkup kebudayaan memang begitu luas. Namun, salah satu aspek yang berkaitan erat dengan kebudayaan adalah kearifan lokal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kearifan Lokal: Definisi, Ciri-Ciri, dan Contohnya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/25/150459069/kearifan-lokal-definisi-ciri-ciri-dan-contohnya.
Penulis : Cahya Dicky Pratama
Editor : Serafica Gischa

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

     Dalam situasi tertentu, budaya dapat menghadapi berbagai tantangan dari dalam maupun dari luar. Tanggapan dan tantangan adalah cara normal untuk melihat bagaimana perubahan terjadi dalam budaya. Struktur dan nilai sosial serta tata krama, norma, dan  hukum setempat akan berubah sesuai dengan kebutuhan situasi sosial. Hal ini menandakan bahwa suatu sistem sosial dalam suatu budaya mengatur dirinya sendiri, suatu tanda bahwa suatu masyarakat dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang hidup. Dalam menghadapi perubahan inilah kearifan lokal memainkan peran dan fungsinya. Berikut paparan mengenai fungsi dan ciri-ciri dari kearifan lokal.

1) Berfungsi untuk konservasi dan pelestarian sumber daya alam. 

2) Berfungsi untuk pengembangan sumber daya manusia. 

3) Berfungsi untuk pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan. 

4) Berfungsi sebagai petuah, kepercayaan, sastra dan pantangan. 

5) Bermakna sosial, misalnya upacara integrasi komunal atau kekerabatan dan pada upacara pertanian. 

6) Bermakna etika dan moral, yang terwujud dalam upacara Ngaben dan selametan roh. 

7) Bermakna politik atau hubungan kekuasaan patro-client.

8) Mampu bertahan di tengah gempuran budaya luar yang semakin masif .

9) Memiliki kemampuan menyediakan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan unsur-unsur dari budaya luar.

10) Mempunyai kemampuan penggabungan atau pembauran terhadap unsur budaya luar ke dalam budaya asli. 

11) Mempunyai kemampuan mengendalikan, memberi arah pada perkembangan budaya.

    Dengan konsep-konsep tentang kebudayaan dan kearifan lokal, dalam masyarakat-bangsa Indonesia dapat tersusun sistem sosial-budaya nasional; sistem sosial-budaya suku bangsa dan etnik bangsa; sistem sosial-budaya agama; sistem sosial-budaya asing; dan sistem sosial-budaya campuran (Kistanto, 2008). Dari masyarakat-bangsa yang besar ini dapat disusun pula sistem-sistem sosial-budaya yang lain, seperti sistem sosial-budaya maritim; sistem sosial-budaya pertanian; sistem sosial-budaya industri dan pasca-industri; sistem sosial-budaya perkotaan dan sistem sosial-budaya pedesaan, dan sistem sosial-budaya adiluhung dan sistem sosial-budaya rakyat jelata, dan lain sebagainya.

 

 

 

Sumber:

http://tegarhardy.blogspot.com/2015/04/hubungan-kearifan-lokal-dengan_24.html

http://www.artikelsiana.com/2015/02/pengertian-kebudayaan-definisi-para-ahli.html

id.wikipedia.org/wiki/Budaya

https://ejournal.undip.ac.id/index.php/sabda/article/viewFile/13248/10033 

https://tirto.id

Comments